Wikipedia
Hasil penelusuran
Minggu, 01 November 2015
LONTAR - Pelantikan Perwira KNIL
Pelantikan perwira Infanteri XXIII KNIL, Jember, Desember 1948): Prestise DA Cook,
komandan peleton pionir, WG Hammer, HA Haenen, perwira intelijen dan EJ
Feenstra, komandan peleton pembawa. Sumber : J.H.J. Brendgen : Belevenissen van een KNIL (Petualangan Seorang Perwira KNIL).
Kamis, 07 Mei 2015
LONTAR - Jember Masa Laloe
Jembersche Klinik 1910
Kampanye Prof Sumitro dari PSI, di Jember 31-7-1955
Demo Buruh di Jember, 1 Januari 1954
Senin, 06 April 2015
LONTAR - Monumen Panduman
Monumen Panduman
Rabu, 01 April 2015
LONTAR - Mengenal Mbah Rambut
Mengenal Mbah Rambut
Makam Mbah Rambut di Tanggul
Makam tua yang dikenal dengan
Mbah Rambut ini menurut keterangan masyarakat yang tinggal di sekitarnya hanya
berupa rambut dari seorang tokoh bernama asli Nur Hayin. Dari silsilah yang
ada, serta menurut penjelasan anak cucunya, Mbah Rambut merupakan salah satu
pasukan, sekaligus teman dekat Dipati Ukur.
Diperkirakan,
Mbah Rambut sampai ke daerah Tanggul, setelah berakhirnya Perang Dipati Ukur (1628-1632).
Kedatangan Mbah Rambut ke daerah Tanggul ini, setelah kalah perang melawan VOC.
Akibat dari kalah perang itu, menjadi hampir seluruh pasukan Dipati Ukur menyingkir
ke berbagai daerah, termasuk daerah Tanggul.
Setelah tinggal di
daerah Tanggul beberapa tahun, Mbah Rambut meneruskan perjalanannya ke arah timur, dengan singgah di Bangsalsari, Rambipuji, Jember, hingga ke arah Banyuwangi, sampai ke Pecaron Situbondo. Perjalanan Mbah Rambut dalam rangka menyebarkan Islam itu, berakhir di Pecaron, Situbondo. Di tempat ini Mbah Rambut menghabiskan masa hidupnya sampai meninggal
LONTAR - Situs Sejarah Umbulan
Umbulan, Situs Sejarah yang Tercecer
Situs Sejarah Umbulan yang sudah menjadi kolam ikan setelah diambil pasirnya
Lontar - Kabupaten Jember, sebenarnya
merupakan daerah yang banyak memiliki Situs Peninggalan Sejarah. Hanya saja,
sampai saat ini, tidak banyak diketahui, situs sejarah itu peninggalan siapa.
Salah satunya stus sejarah yang
ada di Dusun Bringinsari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah. Situs ini
sebenarnya pernah diteliti oleh arkeolog Belanda, Stutterheim pada tahun 1933.
Namun sampai ini belum ada kejelasan, peninggalan siapa dan apa sebenarnya
bekas bangunan kuno yang ada di daerah tersebut.
Masyarakat setempat
hanya menyebut, bahwa itu merupakan peninggalan Gendrosari dan Kenconosari.
Tapi siapakah Gendrosari dan Kenconosari itu ?. Sampai saat ini masih penuh
misteri, yang harus ditelusuri oleh para pakar dan pemerhati sejarah, utamanya yang
ada di Kabupaten Jember.
Sekilas, bekas bangunan tua yang oleh
masyarakat setempat di sebut dengan Umbulan itu, hanya berupa pondasi dengan
sisa bahan bangunan berupa batu bata merah berukuran lebar. Dilihat dari batu
bata merah yang digunakan, bangunan tersebut diperkirakan semasa dengan jaman
Majapahit.
Saat ini kondisi
situs sejarah Umbulan, Jatimulyo, Jenggawah, sudah dalam keadaan rusak parah. Batu
bata merah yang digunakan untuk bahan bangunan, sudah berserakan, bahkan sudah
banyak yang hilang. Pada bagian tertentu, sudah ada kolam, yang diduga sengaja
digali untuk diambil pasirnya.
Minggu, 29 Maret 2015
Jumat, 27 Maret 2015
Rabu, 25 Maret 2015
LONTAR - Tokoh Perang Kemerdekaan di Jember
Sumber : Buku "Letkol Moch Sroedji, Jember Masa Perang Kemerdekaan"
Penerbit : Inti Dinamika Publisher
Letkol Soerodjo, Komandan Resimen IV BKR/TRI, yang Pertama
Letkol Ki Tahiroedin, Komandan Resimen III BKR/TRI, yang
Pertama
Letkol Moch Sroedji, Komandan Brigade III/Damarwulan, yang
Pertama
Mayor Imam Soekarto, Komandan Brigade III/Damarwulan, yang
Kedua
Selasa, 24 Maret 2015
LONTAR - Para Pejuang Kemerdekaan di Jember yang Berjuang Saat Agresi Militer Belanda
- Achdjab
Atmodjo
Imam Soeprapto (Celana Panjang)
Letkol dr Soebandi
Sayuki
Veteran Perang Kemerdekaan di Jember
Mantan Pasukan BN 25/Brigade III Damarwulan
LONTAR - Agresi Militer Belanda
Pasukan Marinir Belanda membuka peta di Pondokdalem, Tanggul, Jember
Operasi Militer oleh Pasukan Belanda di PG Semboro, Tanggul
Pasukan Marinier Belanda mendarat di Situbondo
Setelah mendarat di Situbondo, pasukan marinier Belanda bergerak menuju Jember
Senin, 23 Maret 2015
Langganan:
Postingan (Atom)


























.jpg)





%2Bbersama%2Bteman%2Bseperjuangannya%2Bdari%2BBN%2B25%2BBrigade%2BIII%2BDamarwulan%2B%2B-%2BCopy.jpg)










